Pelatihan/Orientasi Bagi Taruna/i oleh Palang Merah Indonesia di Lingkungan BPSDM Perhubungan –

Pelatihan/Orientasi Bagi Taruna/i oleh Palang Merah Indonesia di Lingkungan BPSDM Perhubungan

Posted by

Curug – Selasa (05/06), bertempat di ruang Auditorium dan Sam Studio STPI, Palang Merah Indonesia mengadakan pelatihan kepada para taruna/i. Acara dengan tema Pelatihan/Orientasi Bagi Taruna/i oleh Palang Merah Indonesia di Lingkungan BPSDM Perhubungan terlaksana berkat kerjasama Kementerian Perhubungan dengan Palang Merah Indonesia. Pelatihan kepada para taruna/i ini salah satu langkah dari Kementerian Perhubungan melibatkan semua komponen yang ada dalam mempersiapkan hajatan tahunan yaitu mudik lebaran. Pelatihan/orientasi ini dimaksudkan agar para taruna/i tidak hanya memiliki jiwa sosial yang tinggi tetapi  juga didukung dengan kompetensi dan pengetahuan. Acara pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Ketua STPI Curug, Capt. Novyanto Widadi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan para taruna/i menjadi agen-agen emergency respond plan, yang nantinya akan siap dalam menghadapi tindakan darurat. Acara ini yang diikuti oleh civitas akademika STPI dan para taruna/i berjumlah 200 orang berasal dari tiga (3) sekolah kedinasan berbeda di lingkungan BPSDM Perhubungan , yaitu STPI Curug mewakili matra udara, STTD Bekasi mewakili matra darat dan STIP Jakarta mewakili matra laut.

20180605_101005

Ada dua narasumber yang mengisi materi pelatihan/orientasi kepada taruna/i. Yang pertama Bapak H. Muhammad Muas, SH selaku Ketua PMI Pusat, Bidang PMR dan Sukarelawan. Diawal pemaparannya, beliau menjelaskan eksistensi PMI dalam sejarah Indonesia dan awal mula pembentukan PMI di Indonesia. Selain itu, Bapak Muas juga menjelaskan tugas pokok, azas, tujuan, prinsip dasar, visi dan misi serta struktur organisasi PMI kepada para sukarelawan dalam hal ini taruna/i. Narasumber yang kedua yaitu  Bapak Exkuwin Suharyanto selaku Kadiv PMR dan Sukarelawan memaparkan tentang Manajemen Sukarelawan PMI. Dalam penjelasan beliau, PMI memiliki harapan dan tujuan yaitu menjadikan para relawan PMI tidak hanya tangguh secara pribadi tapi juga kompeten dalam melayani . Selain itu beliau juga menjelaskan mekanisme pembinaan sukarelawan PMI dimulai dari perekrutan sukarelawan dilanjut dengan orientasi, pendidikan dan pelatihan kemudian penugasan serta pengembangan kapasitas dan sumber daya. Tentu mekanisme tersebut juga selalu dalam pemantauan dan evaluasi oleh internal PMI.

20180605_101759

20180605_114241

Di temui setelah selesai acara, Bapak Muas menjelaskan sejalan dengan apa yang di harapkan oleh Menteri Perhubungan yaitu Bapak Budi Karya Sumadi bahwa para taruna/i bisa menjadi pioneer untuk kegiatan tahunan Kemenhub dalam hal ini mudik lebaran. “Harapan kami ini merupakan suatu pengembangan pertama di lingkungan Kementerian Perhubungan dan akan ditindak lanjuti pengembangan kedua yaitu bagaimana kita mengembangkan lembaga-lembaga atau kementerian yang mempunyai pendidikan turut bersama-sama (PMI) agar setiap peristiwa/bencana yang terjadi di dalam bangsa ini dapat diatasi dengan segera oleh relawan-relawan Palang Merah Indonesia” tambah Muas. Nantinya taruna/i yang berjumlah 200 orang ini akan dilibatkan dan ditugaskan di posko-posko mudik lebaran sesuai kerjasama MoU antara Kementerian Perhubungan dengan PMI dengan harapan mudik lebaran tahun ini lebih baik dari mudik lebaran tahun-tahun sebelumnya.

20180605_101012

 

20180605_122336

STPI Curug